Bangkit Dari Tidur Panjang PART I
PART I (bout 261208)
um…emang susah yah memulai sesuatu dari awal lagi
apapun itu..
contohnya…kalo orang bis sembuh dari patah tulang, pertama kali mau jalan…susahnya amit”.ya..kaya’ bayi gitu.harus belajar dari awal lagi.
kalo orang pernah mengakhiri suatu hubungan, pasti susah juga buat dia menjalin hubungan dengan orang lain lagi.
nah…’susah’ adalah yang aq rasain buat nulis di blog ini lagi
yang jadi awal kenapa aq gak nulis blog lagi karena…
aq gak sanggup bercerita
bercerita tentang yang sedang terjadi dalam hidupku…
merasakan dan melihat detik” kehilangan itu udah cukup nyakitin..
gak sanggup rasanya kalo aq harus mengulangnya lagi
mengingat detail detik” itu lagi
waktu itu, aq tau kalau aq belum siap untuk bercerita
kalaupun ada beberapa orang yang tau,,,mereka cuma orang” yang dekat denganku, atau melihat hal itu terjadi di dekat mereka.
singkat cerita,,,26 desember ‘08, aq dan dia, sudah berhasil menyelesaikan sesuatu yang memang sudah seharusnya diselesaikan secepatnya. kami berdua berhasil menyelesaikannya dengan…cukup baik. gak ada permusuhan. gak ada dendam. tapi gak mungkin gak ada sakit.
keputusan yang tiba” memang.tapi bukan tanpa pertimbangan.setidaknya kami berdua sama” tau, cepat atau lambat, pasti berakhir.
bukan karena orang ketiga
cuma itu yang ingin aq tegaskan ke dia.malam itu, sekuat tenaga aq nyoba untuk tetap berpikir dengan jernih.memastikan bahwa keputusan yang aku ambil malam itu murni karena aq dan dia sudah mencapai titik yang gak mungkin membawa kami ke arah manapun. BUKAN karena ada seseorang yang sedang mendekati aq.
aq, tidak akan pernah menjadikan orang itu sebagai alasan berakhirnya hubungan kami. itu gak adil untuk dia dan untuk orang itu.
DIA terlalu baik, dan aku cuma akan jadi cewek yang gak punya hati, gak berperasaan dan gak tau malu, kalo aq menjadikan orang itu sebagai alasan. DIA gak layak untuk disakiti. Apalagi dengan cara seperti itu. DIA berhak mendapatkan perlakuan yang lebih baik.
dan ORANG ITU, baru saja hadir dalam hidupku. punya hak apa aku menjadikannya sebagai kambing hitam. ORANG ITU datang dengan kasih. belum kuterima. karena aq gak mau jadiin dia sebagai orang ketiga.
sisi lain dari ‘aq’ sudah berkali” mencaci maki diri sendiri. bagaimana mungkin, AKU ,,,ternyata sama buruknya dengan orang” yang aq benci. orang” yang berkhianat, berpaling, mendua !
teman” dekatku bilang. apa yang aq lakukan bahkan tidak bisa dimasukkan dalam kategori mendua. tapi, bagi seorang echa, mendua tidak harus mencapai titik yang bener” selingkuh fisik dan perasaan 100%. sedikit perubahan perasaan saja (perubahan perasaan terhadap DIA), sudah termasuk mendua. pengkhianatan yang tidak dapat ditolerir dengan alasan apapun.
bukan tidak sayang. hanya saja, sayangq ke DIA sudah berubah.
BUKAN BERKURANG , TAPI BERUBAH
dan semua itu murni karena kesalahanq. gak seharusnya aq begitu. aq melanggar komitmen yang dari dulu sudah aq buat dengan diri sendiri. ’saat kita berani menyayangi seseorang dan memintanya untuk tetap menyayangi kita, berarti secara langsung, kita sudah membuat perjanjian tidak tertulis dengan diri sendiri, kalau kita juga harus menjaga hati kita untuk orang itu.’
aq,,,melanggar komitmen yang aq buat sendiri.
created on april 20th,09
no comments yet.
